Sejumlah elemen masyarakat sipil akan menggelar demonstrasi menolak pengesahan Revisi UU Pilkada di depan Gedung DPR RI, Jakarta, hari ini, Kamis (22/8).
Demo ini bagian dari gerakan 'peringatan darurat Indonesia' yang viral di media sosial setelah DPR bermanuver mengabaikan putusan MK.
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli menyebut akan ada ribuan buruh dan nelayan yang akan turun ke jalan. Mereka mendesak DPR tak melawan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pencalonan kepala daerah dengan mengesahkan RUU Pilkada.
"Kami akan hadir bersama kawan-kawan buruh tani dan nelayan se-Jabar, DKI dan Banten dan sebanyak sekitar lima ribuan," kata Ferri dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (20/8).
Selain itu, Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI) juga mengaku akan turun ke depan DPR melakukan hal serupa.
Sebelumnya, Baleg menyepakati RUU Pilkada dalam rapat hari ini. RUU itu disetujui delapan dari sembilan fraksi di DPR. Hanya PDIP yang menolak.
Pembahasan RUU Pilkada dilakukan dalam waktu kurang dari tujuh jam. Baleg beberapa kali mengabaikan interupsi dari PDIP.
Revisi UU Pilkada juga dilakukan sehari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah syarat pencalonan pilkada melalui putusan nomor 60/PUU-XXII/2024. Namun, DPR tak mengakomodasi keseluruhan putusan itu.
Baleg DPR mengesahkan beberapa perubahan dalam RUU Pilkada ini. Pertama terkait perubahan syarat ambang batas pencalonan pilkada dari jalur partai hanya berlaku untuk partai yang tidak punya kursi di DPRD.
Partai yang punya kursi di DPRD tetap harus memenuhi syarat 20 persen kursi DPRD atau 25 persen suara pemilu sebelumnya.
Kemudian soal batas usia minimal calon gubernur dan wakil gubernur di pasal 7. Baleg memilih mengadopsi putusan Mahkamah Agung (MA) dibandingkan MK. Dengan demikian, batas usia calon gubernur ditentukan saat pelantikan calon terpilih
Hari ini, DPR akan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada dalam Rapat Paripurna besok. Badan Legislasi (Baleg) akan membawa hasil keputusan dalam rapat kemarin yang disepakati seluruh fraksi, kecuali PDIP.
Demo Darurat Indonesia, Ribuan Buruh & Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini

Tim Redaksi PUSAT BERITA ID
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan.
Baca Juga
Viral Perundungan di Bali, Siswa SMP Diduga Dipukul dan Ditendang oleh Enam Temannya
Kasus perundungan terhadap seorang siswa SMP di Bali menjadi sorotan setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, korban diduga mengalami kekerasan fisik berupa pukulan dan tendangan yang dilakukan oleh sejumlah teman sebayanya. Polisi bersama pihak sekolah kini melakukan penelusuran dan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Membunyikan Klakson ke Sekelompok Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Bogor
Seorang pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) berinisial H (31) meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan di wilayah Kabupaten Bogor. Peristiwa bermula ketika korban membunyikan klakson kendaraannya kepada sekelompok remaja yang diduga sedang berkumpul dan hendak melakukan tawuran. Polisi telah mengamankan sejumlah terduga pelaku dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkini

Viral Perundungan di Bali, Siswa SMP Diduga Dipukul dan Ditendang oleh Enam Temannya
15 Jun
Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Membunyikan Klakson ke Sekelompok Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Bogor
15 Jun
Yayasan Pengelola 22 Dapur MBG di Jambi Dilaporkan, Dugaan Pemalsuan Dokumen Diselidiki Polisi
13 Jun







